Dalam industri garmen, setiap pakaian yang diproduksi termasuk ke dalam jenis produk (product type) tertentu. Memahami jenis produk sangat penting bagi orang yang bekerja di bagian merchandising, PPIC, IE (Industrial Engineering), sampel, maupun produksi, karena jenis produk menentukan pola, jenis mesin, urutan proses jahit, sampai perhitungan SMV.
Secara umum, pakaian dapat dikelompokkan menjadi atasan (tops), bawahan (bottoms), dress, dan pakaian luar (outerwear). Setiap kelompok masih bisa dibagi lagi berdasarkan gaya (formal, kasual, olahraga), bahan, dan kegunaannya.
Pengelompokan Jenis Produk Garmen
1. Atasan (Tops)
- Kemeja (shirt) – biasanya memakai kancing dan kerah, contohnya kemeja formal atau kemeja kasual berkancing.
- Blus (blouse) – atasan wanita yang umumnya berbahan lebih ringan dan lembut.
- Kaos (T-shirt) – atasan kasual, biasanya berlengan pendek dengan leher bulat.
- Sweater – atasan rajut yang dipakai untuk menghangatkan badan.
- Jaket – pakaian luar yang bisa tipis atau tebal, sesuai kebutuhan kehangatan.
- Tank top – atasan tanpa lengan, cocok untuk cuaca panas atau sebagai pakaian dalam.
2. Bawahan (Bottoms)
- Celana panjang (pants) – menutupi kaki, termasuk jeans, trousers, dan leggings.
- Rok (skirt) – menutupi tubuh bagian bawah mulai dari pinggang.
- Celana pendek (shorts) – menutupi bagian atas kaki, biasanya dipakai saat cuaca panas.
- Skort – terlihat seperti rok dari luar, tetapi di dalamnya ada celana pendek.
- Jeans – celana yang kuat dan awet, umumnya berbahan denim.
3. Dress
Dress adalah pakaian satu potong (one-piece) yang menutupi tubuh bagian atas dan bawah sekaligus.
4. Pakaian Luar (Outerwear)
- Jaket – bisa bergaya kasual atau formal, berfungsi memberi kehangatan dan perlindungan.
- Mantel (coat) – pakaian luar yang lebih panjang, biasanya dipakai saat cuaca dingin.
- Setelan (suit) – pasangan jas dengan celana atau rok yang serasi, biasanya untuk acara formal.
5. Kategori Lainnya
- Pakaian dalam (underwear) – dipakai di bawah pakaian lain, misalnya celana dalam dan bra.
- Pakaian renang (swimwear) – dirancang khusus untuk berenang dan aktivitas di air.
- Aksesori – seperti topi, syal, ikat pinggang, dan perhiasan yang melengkapi penampilan.
Macam-Macam Model Pakaian Beserta Gambarnya
Berikut ini adalah model-model pakaian yang sering ditemui di industri garmen, lengkap dengan penjelasan dan gambarnya.
Model Atasan (Tops)
1. Baseball Top
Atasan yang biasanya memiliki lengan dengan warna berbeda (kontras) dari badannya. Panjang lengannya sering kali tiga perempat (¾).
Atasan yang biasanya memiliki lengan dengan warna berbeda (kontras) dari badannya. Panjang lengannya sering kali tiga perempat (¾).
2. Turtleneck / Mock Neck
Atasan berleher tinggi. Pada turtleneck, bagian lehernya dilipat ke bawah, sedangkan mock neck lehernya tinggi tetapi tidak dilipat.
Atasan berleher tinggi. Pada turtleneck, bagian lehernya dilipat ke bawah, sedangkan mock neck lehernya tinggi tetapi tidak dilipat.
3. Bolero
Jaket atau kardigan berpotongan pendek (cropped) dan pas di badan, biasanya dipakai di atas dress atau atasan tanpa lengan.
Jaket atau kardigan berpotongan pendek (cropped) dan pas di badan, biasanya dipakai di atas dress atau atasan tanpa lengan.
4. Bodysuit
Atasan yang dikancingkan di bagian selangkangan, sehingga tetap rapi dan tidak keluar saat dimasukkan ke dalam celana atau rok.
Atasan yang dikancingkan di bagian selangkangan, sehingga tetap rapi dan tidak keluar saat dimasukkan ke dalam celana atau rok.
5. Camisole (Cami / Singlet)
Atasan tanpa lengan dengan tali bahu yang tipis. Sering dipakai sebagai lapisan dalam (layering).
Atasan tanpa lengan dengan tali bahu yang tipis. Sering dipakai sebagai lapisan dalam (layering).
6. Cardigan
Sweater yang terbuka di bagian depan. Bisa dibiarkan terbuka atau ditutup dengan kancing, sabuk, atau ritsleting.
Sweater yang terbuka di bagian depan. Bisa dibiarkan terbuka atau ditutup dengan kancing, sabuk, atau ritsleting.
7. Cowl Neck Top
Atasan dengan garis leher yang longgar dan berlipit jatuh (draping) di bagian depan.
Atasan dengan garis leher yang longgar dan berlipit jatuh (draping) di bagian depan.
8. Crop Top
Atasan yang panjangnya berakhir di atas pinggang, sehingga sebagian perut terlihat.
Atasan yang panjangnya berakhir di atas pinggang, sehingga sebagian perut terlihat.
9. Halter Top
Atasan dengan tali yang terkumpul di bagian depan atau belakang leher, sehingga bahu terbuka.
Atasan dengan tali yang terkumpul di bagian depan atau belakang leher, sehingga bahu terbuka.
10. Henley Top
Atasan berleher bulat tanpa kerah, dengan beberapa kancing di bagian depan leher (placket).
Atasan berleher bulat tanpa kerah, dengan beberapa kancing di bagian depan leher (placket).
11. Hoodie
Sweater yang dilengkapi tudung (hood) di bagian kepala, nyaman dan hangat dipakai sehari-hari.
Sweater yang dilengkapi tudung (hood) di bagian kepala, nyaman dan hangat dipakai sehari-hari.
12. Off the Shoulder Top
Atasan yang dipakai di bawah garis bahu, sehingga kedua bahu terbuka.
Atasan yang dipakai di bawah garis bahu, sehingga kedua bahu terbuka.
13. Peplum Top
Atasan dengan tambahan lingkaran kain (peplum) di bagian pinggang, yang memberi kesan melebar dan menonjolkan bentuk tubuh jam pasir.
Atasan dengan tambahan lingkaran kain (peplum) di bagian pinggang, yang memberi kesan melebar dan menonjolkan bentuk tubuh jam pasir.
14. Peter Pan Collar Top
Atasan dengan kerah lebar berbentuk bulat, sering kali berwarna kontras dengan badan bajunya.
Atasan dengan kerah lebar berbentuk bulat, sering kali berwarna kontras dengan badan bajunya.
Model Kemeja (Shirts)
15. Blouse
Kemeja wanita dengan model yang lebih feminin dan bahan yang lebih lembut.
Kemeja wanita dengan model yang lebih feminin dan bahan yang lebih lembut.
16. Button Down Shirt
Kemeja yang dikancingkan di bagian depan dan biasanya memiliki kerah.
Kemeja yang dikancingkan di bagian depan dan biasanya memiliki kerah.
17. Rugby Shirt (Rugby Jersey)
Kemeja yang umumnya berlengan panjang, dengan kerah berwarna kontras, beberapa kancing di depan, dan motif garis atau blok warna yang tegas.
Kemeja yang umumnya berlengan panjang, dengan kerah berwarna kontras, beberapa kancing di depan, dan motif garis atau blok warna yang tegas.
18. Sleeveless Top (Tank Top / Muscle Top)
Atasan tanpa lengan.
Atasan tanpa lengan.
19. Sweater (Jumper / Pullover / Sweatshirt)
Atasan berlengan panjang yang biasanya terbuat dari bahan lebih tebal agar tetap hangat.
Atasan berlengan panjang yang biasanya terbuat dari bahan lebih tebal agar tetap hangat.
Model Kaos (T-Shirts)
20. Boat Neck T-Shirt
Kaos dengan garis leher yang lebar dan mendatar (horizontal), menyerupai bentuk perahu.
Kaos dengan garis leher yang lebar dan mendatar (horizontal), menyerupai bentuk perahu.
21. Crew Neck T-Shirt
Kaos dengan leher berbentuk bulat. Ini adalah model kaos yang paling umum.
Kaos dengan leher berbentuk bulat. Ini adalah model kaos yang paling umum.
22. Graphic Tee
Kaos yang diberi gambar dan/atau tulisan hasil sablon (print).
Kaos yang diberi gambar dan/atau tulisan hasil sablon (print).
23. Polo Shirt (Golf Shirt / Tennis Shirt)
Kaos yang terlihat lebih rapi, dengan kerah dan beberapa kancing di bagian depan.
Kaos yang terlihat lebih rapi, dengan kerah dan beberapa kancing di bagian depan.
24. V-Neck T-Shirt
Kaos dengan garis leher berbentuk huruf V.
Kaos dengan garis leher berbentuk huruf V.
25. Tube Top
Atasan ketat tanpa lengan dan tanpa tali bahu.
Atasan ketat tanpa lengan dan tanpa tali bahu.
26. Waistcoat (Vest / Rompi)
Atasan tanpa lengan, biasanya berkancing di depan. Waistcoat formal merupakan bagian dari setelan jas tiga potong (three-piece suit).
Atasan tanpa lengan, biasanya berkancing di depan. Waistcoat formal merupakan bagian dari setelan jas tiga potong (three-piece suit).
Model Bawahan (Bottoms)
27. Kilt
Rok sepanjang lutut yang berasal dari Skotlandia, biasanya bermotif kotak-kotak (tartan).
Rok sepanjang lutut yang berasal dari Skotlandia, biasanya bermotif kotak-kotak (tartan).
28. Bell Bottoms
Celana panjang yang pas di paha, lalu melebar mulai dari lutut ke bawah.
Celana panjang yang pas di paha, lalu melebar mulai dari lutut ke bawah.
29. Cargo Pants
Celana panjang longgar dengan kantong besar di bagian paha.
Celana panjang longgar dengan kantong besar di bagian paha.
30. Culottes
Celana panjang yang lebar dan berpotongan pendek (cropped), sehingga sering terlihat seperti rok.
Celana panjang yang lebar dan berpotongan pendek (cropped), sehingga sering terlihat seperti rok.
31. Flares
Celana panjang yang longgar dan melebar ke arah pergelangan kaki. Bedanya dengan bell bottoms: bell bottoms lebih pas di badan dan melebar mulai dari lutut.
Celana panjang yang longgar dan melebar ke arah pergelangan kaki. Bedanya dengan bell bottoms: bell bottoms lebih pas di badan dan melebar mulai dari lutut.
32. Jeans
Celana panjang yang terbuat dari kain denim.
Celana panjang yang terbuat dari kain denim.
33. Leggings
Celana ketat yang terbuat dari bahan elastis (stretch).
Celana ketat yang terbuat dari bahan elastis (stretch).
34. Slacks
Celana panjang yang lebih formal, tetapi tidak dipasangkan dengan blazer yang serasi seperti pada setelan jas.
Celana panjang yang lebih formal, tetapi tidak dipasangkan dengan blazer yang serasi seperti pada setelan jas.
35. Track Pants (Sweatpants / Joggers)
Awalnya dibuat untuk olahraga, tetapi sekarang banyak dipakai sehari-hari. Terbuat dari bahan elastis yang nyaman dan tersedia dalam berbagai model.
Awalnya dibuat untuk olahraga, tetapi sekarang banyak dipakai sehari-hari. Terbuat dari bahan elastis yang nyaman dan tersedia dalam berbagai model.
Model Celana Pendek (Shorts)
36. Hot Pants
Celana pendek yang sangat pendek.
Celana pendek yang sangat pendek.
37. Bermuda Shorts
Celana pendek yang lebih panjang, hampir mencapai lutut.
Celana pendek yang lebih panjang, hampir mencapai lutut.
Model Rok (Skirts)
38. A-Line Skirt
Rok yang melebar ke bawah sehingga bentuknya menyerupai huruf A kapital.
Rok yang melebar ke bawah sehingga bentuknya menyerupai huruf A kapital.
39. Asymmetric Skirt (High-Low Skirt)
Rok dengan bagian bawah (hem) yang lebih tinggi di satu sisi dibandingkan sisi lainnya.
Rok dengan bagian bawah (hem) yang lebih tinggi di satu sisi dibandingkan sisi lainnya.
40. Denim Skirt
Rok yang terbuat dari kain denim, tersedia dalam berbagai bentuk dan model.
Rok yang terbuat dari kain denim, tersedia dalam berbagai bentuk dan model.
41. Peplum Skirt
Rok dengan tambahan lingkaran kain di sekitar pinggang, yang membuat tampilan lebih menarik dan menonjolkan bentuk tubuh jam pasir.
Rok dengan tambahan lingkaran kain di sekitar pinggang, yang membuat tampilan lebih menarik dan menonjolkan bentuk tubuh jam pasir.
42. Pencil Skirt
Rok yang mengikuti bentuk tubuh (ketat) dan panjangnya sekitar lutut.
Rok yang mengikuti bentuk tubuh (ketat) dan panjangnya sekitar lutut.
Model Dress
43. Halter Neck Dress
Dress dengan tali yang terpasang di bagian depan atau belakang leher.
Dress dengan tali yang terpasang di bagian depan atau belakang leher.
44. Maxi Dress
Dress panjang sampai mata kaki dengan potongan yang longgar dan jatuh (flowy).
Dress panjang sampai mata kaki dengan potongan yang longgar dan jatuh (flowy).
45. Midi Dress
Dress yang panjangnya berakhir di bawah lutut tetapi di atas mata kaki.
Dress yang panjangnya berakhir di bawah lutut tetapi di atas mata kaki.
46. Mini Dress
Dress pendek yang panjangnya berakhir beberapa inci di atas lutut.
Dress pendek yang panjangnya berakhir beberapa inci di atas lutut.
Model Pakaian Luar (Outerwear)
47. Cape (Jubah Pendek)
Pakaian luar yang mirip jubah, tetapi sebagian besar hanya menutupi bagian punggung. Model ini terkenal sebagai ciri khas kostum pahlawan super.
Pakaian luar yang mirip jubah, tetapi sebagian besar hanya menutupi bagian punggung. Model ini terkenal sebagai ciri khas kostum pahlawan super.
48. Shawl (Selendang)
Kain dekoratif yang dipakai dengan cara disampirkan di bahu.
Kain dekoratif yang dipakai dengan cara disampirkan di bahu.
49. Sherpa Jacket
Jaket yang hangat karena memiliki lapisan dalam berbulu lembut. Bahan luarnya bervariasi, misalnya suede, denim, dan corduroy.
Jaket yang hangat karena memiliki lapisan dalam berbulu lembut. Bahan luarnya bervariasi, misalnya suede, denim, dan corduroy.
50. Varsity Jacket (Letterman Jacket)
Jaket bergaya atletik sekolah atau kampus di Amerika, biasanya dengan lengan berwarna kontras serta emblem dan tulisan yang ditempel (aplikasi).
Jaket bergaya atletik sekolah atau kampus di Amerika, biasanya dengan lengan berwarna kontras serta emblem dan tulisan yang ditempel (aplikasi).
Kesimpulan
Jenis produk garmen sangat beragam, mulai dari atasan, kemeja, kaos, bawahan, rok, dress, sampai pakaian luar. Setiap model memiliki ciri khas pada potongan, leher, lengan, maupun panjangnya. Bagi orang yang bekerja di industri garmen, mengenali jenis produk ini membantu dalam memahami desain, menentukan urutan proses dan jenis mesin, serta menghitung waktu standar (SMV) dengan lebih tepat.

















































