Downtime Mesin: Pengertian, Jenis, dan Cara Menguranginya
Downtime mesin merupakan suatu kondisi dimana mesin yang digunakan untuk kegiatan produksi tidak bisa beroperasi atau tidak berjalan normal seperti biasanya karena adanya kendala atau kerusan pada mesin.
Kerusakan mesin yang terjadi secara terus menerus dapat mengakibatkan kerusakan yang permanen pada mesin dan juga terganggunya proses produksi.
Perlu dilakukan upaya pemeliharaan yang rutin untuk meminimalisir dampak downtime mesin, maka dari itu pentingnya kegiatan dalam TPM menjadi salah satu upaya untuk meminimalisir adanya downtime mesin dan bertujuan agar mesin awet.
Selain perawatan salah satu upaya untuk meminimalisir dampak dari tidak berjalannya mesin (downtime mesin) adalah kecepatan mekanik dalam reparasi mesin.
Kecepatan mekanik untuk merespon kejadian dan mereparasi mesin yang bermasalah harus menjadi prioritas jika ingin kegiatan produksi tetap berjalan.
Perlu adanya manajemen komunikasi yang baik antara user atau pengguna mesin dan mekanik, serta harus ditunjang pula dengan sistem yang dapat memudahkan pengguna mesin (operator) untuk memberitahukan masalah secara cepat.
Hal tersebut bertujuan ketika terjadi downtime mesin bisa langsung di tangani oleh mekanik dengan cepat.
Salah satu sistem yang bisa digunakan dengan mudah untuk memberitahukan informasi secara jelas adalah Andon.
![]() |
| Gambar 1, Ilustrasi Andon system |
Mengapa perlu Andon sistem?
Membuat laporan Downtime?
![]() |
| Gambar 2, Form Downtime Mesin |



Komentar
Posting Komentar
Terimakasih sudah membaca,
Kritik & saran yang membangun sangat kami hargai.