Postingan

Matrix Skill: Pengertian, Cara Membuat, dan Manfaatnya

Gambar
Matrix skill dalam industri manufaktur berfungsi sebagai alat untuk memberikan informasi terkait kemampuan/ skill seseorang, informasi tersebut dapat memberikan gambaran terkait kesiapan suatu lini produksi tentang performance yang dapat dicapai. Memberikan informasi tentang bagus atau tidaknya keseimbangan lintasan  produksi terkait skill per individunya jika nanti ditemukan masalah kinerja karyawan seperti (karyawan tidak masuk kerja, sakit dan tidak konsisten) lainnya. Dalam industri manufaktur seperti garmen, skill matrix sering digunakan untuk melihat kesiapan lini produksi ketika akan memulai style baru sehingga dapat menentukan operator dengan kualifikasi yang tepat untuk mengerjakan proses tertentu ( right man for the right place) , sehingga keseimbangan lintasan   produksi  berjalan efektif dan efisien. Karena seperti yang kita ketahui bersama, ketika proses changeover atau pergantian style baru, orang baru, leader baru, ataupun pimpinan baru terkadan...

Operation Bulletin: Pengertian dan Fungsinya di Industri Garmen

Gambar
Operation bulletin  merupakan alat bantu kerja yang sering dipakai untuk mendeskripsikan secara lengkap proses dan semua sumber daya kerja yang dipakai untuk mengerjakan suatu produk. Informasi yang sering ditampilkan pada lembar kerja operation bulletin seperti : Jenis proses, mesin dan alat bantu yang dipakai di setiap proses, jumlah karyawan yang mengerjakan, lama waktu pengerjaan setiap proses dan lain-lain. Tujuan pembuatan  operation bulletin adalah untuk membantu menjabarkan secara jelas produk yang akan dibuat, sehingga dapat memudahkan proses pembuatannya. Proses produksi yang begitu kompleks membutuhkan penjabaran yang lebih sederhana untuk menjelaskan bagian-bagian proses dan kendala yang kemungkinan ditemukan di setiap proses, baik dari segi proses pengerjaan, mesin ataupun material. Sehingga dengan adanya operation breadown ini bisa d...

Kanban (かんばん): Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

Gambar
Dunia industri sekarang ini mengalami kemajuan pesat, kemajuan ini menciptakan persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Untuk dapat terus survive (bertahan) dalam persaingan tersebut maka salah satu cara adalah dengan mengembangkan sistem produksi yang lebih efisien dan produktif. Dalam hal ini kemampuan perusahaan untuk dapat bersaing dengan harga yang lebih kompetitif, salah satu diperoleh melalui pengurangan biaya produksi. Pengurangan biaya tersebut dapat dicapai dengan penerapan Just in Time (JIT). Banyak perusahaan yang menghadapi permasalahan terlalu besarnya inventori, kurang koordinasi atau kerjasama sesama karyawan, lambatnya kerja operator tidak sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan dan kurangnya kesadaran pekerja dalam melakukan tugas. Dari permasalahan yang terjadi pada perusahaan tersebut di atas maka dibuat sebuah usulan untuk menerapkan sistem Kanban. Kanban ( かんばん)   berasal dari bahasa Jepang yang berarti "Tanda", Kanban adalah metode unt...

Jidoka (自働化): Pengertian dan Penerapannya di Lini Produksi

Gambar
Ilustrasi house of lean Ilustrasi house of lean Sistem Produksi Toyota adalah rumah dengan dua pilar. Satu pilar merepresentasikan just-in-time (JIT), dan pilar lainnya adalah konsep Jidoka . Rumah tidak akan berdiri tanpa kedua pilar. Namun banyak dari kita fokus pada mekanisme implementasi - one piece flow, pull production , takt time , standard work, kanban - tanpa menghubungkan mekanisme tersebut kembali ke pilar yang menahan seluruh sistem. Jidoka adalah kunci untuk membuat seluruh sistem tetap berjalan serta hanya mengahasilkan produk yang sesuai standard, karena dalam mekanismenya konsep jidoka akan secara otomatis menolak produk yang tidak sesuai dengan standard atau kelainan yang dapat menyebabkan masalah pada (mesin, barang, manusia dan proses). Ilustrasi konsep Jidoka Berikut adalah manfaat dari diterapkannya Jidoka : Membangun mekanisme untuk mencegah produksi massal pekerjaan yang rusak. Pemeriksaan otonom untuk abnormalitas dalam sua...

Studi Gerakan (Motion Study): Pengertian, Prinsip, dan Langkah-Langkahnya

Gambar
Pengertian Studi Gerakan Studi Gerakan  adalah pengetahuan dasar untuk menganalisa suatu pekerjaan dengan gerakan-gerakannya. Dalam studi gerakan juga harus memperhatikan ke-Ergonomis-an gerakan. Ergonomis Gerakan merupakan prinsip yang dipertimbangkan berdasarkan analisa gerakan sehingga menghasilkan gerakan yang ekonomis (nyaman dan produktivistas tinggi). Macam-macam gerakan dibagi menjadi 17, dan biasa disebut dengan "Therblig"   Tujuan Studi Gerakan 1. Menghilangkan gerakan tidak efektif. 2. Mengoptimalkan gerakan efektif. 3. Penghematan waktu kerja. 4. Penghematan penggunaan fasilitas kerja. Metode Dalam Studi Gerakan Langkah-langkah dalam mencapai tujuan di studi gerakan dapat dilakukan dengan cara melakukan tahapan sebagai berikut yaitu :  Eliminate – Combine – Re-arrange – Simplify (ECRS) ...